Kerja dari Rumah, Remaja Ini Hasilkan Duit Jutaan dari Gambar Vector

Home / Ekonomi / Kerja dari Rumah, Remaja Ini Hasilkan Duit Jutaan dari Gambar Vector
Kerja dari Rumah, Remaja Ini Hasilkan Duit Jutaan dari Gambar Vector Mada Haidar Achmad menunjukkan hasil karyanya (Foto: Mada Haidar Achmad)

TIMESMADURA, MALANGMada Haidar Achmad (19), begitu serius di depan layar monitor. Tangannya dengan lincah memainkan mouse untuk menggambar figur yang tengah dia kerjakan untuk diubah dalam bentuk gambar vector dari rumahnya Jalan Karyawan, Ledoksari, Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.  Setidaknya selama masa pandemi Covid-19  ini pesanannya secara online mengalami peningkatan.

Mada mengaku bahwa selama kurun waktu dua bulan ini, pesanannya mencapai angka 90 garapan vector. Gambar vector banyak diminati. Hal itu tidak lepas dari keunikan dari gambar yang lebih mirip kartun. Ini menjadi alternatif tersendiri bagi customer tanpa harus pesan gambar secara manual.

“Selama ini saya menerima pesanan melalui whatsapp, pelanggan kirim foto dan minta untuk dibuatkan vector yang lebih memilih kartun,” ungkap Mada yang baru saja lulus dari MA Al-Ittihad, Belung, Poncokusumo ini kepada TIMES Indonesia pada (17/5/2020).

Untuk menggunakan jasanya, Mada mematok harga Rp 80 ribu, nilai tersebut untuk satu file gambar. Sedangkan jika ditambah dengan pigura, Mada mematok harga Rp 120 ribu. Melihat angka yang ditawarkan oleh Mada, tidak heran jika dalam satu bulan omzet yang dia dapat mencapai jutaan. “Alhamdulillah, selama masa pandemi ini pesanan justru meningkat” ucapnya.

Secara sentuhan desain, yang dilakukan mada memang cukup detail. Hal itu tidak lepas dari kemampuannya yang dia asah sejak SMP kelas 1 dan kini sudah lulus dari MA, artinya Mada butuh waktu setidaknya 6 tahun untuk mempelajari vector.

“Sebenarnya tidak susah untuk mempelajari vector, hanya saja kita diharuskan punya ciri khas untuk membuat karya kita itu berbeda dari orang lain. Saya saja baru menemukan ciri khas dari vector yang saya buat baru-baru ini saat diharuskan untuk stay at home” papar anak  Sulung dari pasangan Endro Purnomo dan Priyatin Ningsih ini.

Untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal sesuai dengan permintaan pelanggan, Mada mengaku menyelesaikan satu orderan dalam waktu dua jam. “Sehari mungkin bisa menyelesaikan dua atau tiga vector, perpesanan saya kerjakan kurang lebih dua jam” tuturnya.

Selain mengandalkan pemasaran secara online melalui akun instagramnya, Mada juga banyak dibantu oleh munculnya reseller yang mengajak bekerjasama. Ada dua reseller yang berasal dari luar Jawa yang sudah bekerjasama, mereka adalah dari Lampung dan Kalimantan.

“Adanya reseller juga tidak sengaja, setelah berkonsulitasi akhirnya saya menerima tawaran tersebut dan Alhamdulillah ada hasilnya,” ungkapnya.

Kado Istimewa

Tak hanya dari sisi nilai ekonomis yang dirasakan oleh Mada saat berhasil mengerjakan vector. Tetapi dia merasa mendapatkan kepuasan batin ketika pelanggannya puas terhadap hasil yang didapatkan. Lebih-lebih jika pesanan tersebut digunakan untuk kado.

“Kita mengerjakan sesuatu itu mungkin jika didasari oleh rasa senang, rasa lelah tidak akan terasa. Apalagi jika yang kita kerjakan hasilnya dimata orang lain begitu istimewa, seperti ada kepuasan batin tersendiri,” ungkapnya.

Ke depan, Mada Haidar Achmad akan mengembangkan usaha gambar vector tersebut menjadi lebih serius. Selama ini dia menggunakan payung bedaartwork untuk melabeli usahanya itu. Dia berharap nantinya bisa berkembang menjadi platform jualan karya seni. “Mungkin kedepan bisa menjadi platform jualan karya seni. Jadi menyediakan juga bermacam-macam kado,” ucapnya penuh harap. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com