Kaya Antioksidan, Black Garlic Bisa Tangkis Coronavirus

Home / Gaya Hidup / Kaya Antioksidan, Black Garlic Bisa Tangkis Coronavirus
Kaya Antioksidan, Black Garlic Bisa Tangkis Coronavirus black garlic yang kaya antioksidan (FOTO: Health.grid.id)

TIMESMADURA, JAKARTA – Coronavirus atau covid- 19 masih menjadi momok dalam kehidupan sehari-hari. Hingga saat ini vaksinnya pun belum ditemukan. Untuk menangkal coronavirus kita dianjurkan untuk melakukan pola hidup sehat dan bersih. Di tengah pendemi, banyak orang yang berburu multivitamin atau suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Bagi masyarakat yang ingin mengkonsumsi bahan alami untuk menjaga kesehatannya, black garlic dapat menjadi pilihan alternatif. 

Sebenarnya black garlic adalah bawang putih yang difermentasi. Selama proses, bawang putih akan berubah menjadi bawang hitam karena adanya reaksi Mailard dan reaksi pencoklatan. Reaksi Maillard menyebabkan black garlic memiliki rasa yang lebih manis dan tidak memiliki bau menyengat seperti bawang putih. Black garlic juga memiliki kapasitas antioksidan dan kemampuan menangkal radikal bebas lebih tinggi dari bawang putih.

Berikut ini segudang manfaat dari black garlic

Mengatasi Bakteri dan Virus

Bawang putih hitam alias black garlic adalah antibiotik alami. Bawang putih hitam dapat melawan bakteri yang telah terbukti berbahaya secara medis, seperti E.coli. Juga bawang putih hitam ampuh membunuh virus. 

Menguatkan Sistem Kekebalan

Sistem kekebalan tubuh harus kuat untuk melawan berbagai infeksi dan penyakit dalam tubuh. Jika kita memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, bawang putih hitam bisa menjadi sangat penting dalam diet harian.

Bawang putih hitam mengandung ratusan antioksidan yang membantu tubuh, termasuk meningkatkan kekebalan tubuh. Black garlic mampu merangsang sel darah putih, yang bertanggung jawab untuk respon kekebalan tubuh.

Menurunkan Tekanan Darah

Ini juga memiliki tingkat senyawa organosulfur yang tinggi. Mereka hadir dalam bawang putih hitam sebagai dialil sulfida, dialil disulfida, dan dialil trisulfida.

Ketika mengonsumsi bawang putih hitam, senyawa organosulfur membantu mengendurkan pembuluh darah, yang pada gilirannya menurunkan tekanan darah.

Penderita tekanan darah tinggi disarankan untuk mengonsumsi 2 hingga 4 tablet bawang putih hitam setiap hari.

Anti-Diabetes

Sifat antidiabetes bawang putih hitam adalah alasan lain mengapa kita harus memasukkannya ke dalam diet harian.

Jumlah besar antioksidan dalam bawang putih hitam cukup untuk menyembuhkan diabetes, khususnya tipe 2, yang bertanggung jawab atas peningkatan jumlah gula dalam darah.

Semakin banyak antioksidan, semakin tinggi tingkat penyembuhan diabetes dan bawang putih memiliki jumlah antioksidan yang tepat.

Menurunkan Kolesterol

Bawang hitam hitam telah terbukti secara ilmiah mampu membantu menurunkan kolesterol. Caranya konsumsi black garlic sebanyak 6 gram yang diminum 2 kali seharu sebelum makan. Lakukan secara rutin selama 12 minggu.

Bawang putih hitam meningkatkan kadar HDL, yang merupakan jenis kolesterol baik yang dibutuhkan dalam tubuh. Sekaligus menurunkan kadar LDL, yang merupakan jenis kolesterol berbahaya alias kolesterol jahat.

Antiinflamasi

Bawang putih hitam tidak berbau. Allicin, zat yang memberi bau dan rasa pada bawang putih, diketahui memiliki sifat antimikroba.

Mengurangi Reaksi Alergi

Alergi dapat bersifat genetik atau disebabkan oleh kondisi lingkungan. Terlepas dari apa yang menyebabkannya, bawang putih hitam dapat sepenuhnya menyembuhkan aneka alergi tersebut.

Bawang putih hitam melemahkan enzim yang menghasilkan komponen inflamasi, seperti prostaglandin, membuat alergi tidak aktif.

Sitokin, yang merupakan pendukung utama peradangan, kematian sel, dan pembengkakan dalam tubuh juga rusak dan kadarnya berkurang oleh antioksidan SAC yang ditemukan dalam bawang putih hitam. Ini sepenuhnya mencegah reaksi alergi.

Anti Kanker

Bawang putih hitam dapat menghentikan pertumbuhan dan multiplikasi sel kanker. Bawang putih hitam atau black garlic, dapat mengendalikan kanker paru-paru, hati, usus besar, dan payudara. Itu karena Bawang putih hitam menghentikan protein yang membantu pembelahan sel yang cepat. (*)
 

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com