Sejumlah PGIN Membawa Lima Tuntutan dalam Audensi di Kemenag

Home / Pendidikan / Sejumlah PGIN Membawa Lima Tuntutan dalam Audensi di Kemenag
Sejumlah PGIN Membawa Lima Tuntutan dalam Audensi di Kemenag Suasana audiensi yang berlangsung di Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan.(Foto: Akhmad Syafi'i/TIMES Indonesia)

TIMESMADURA, PAMEKASAN – Sejumlah guru yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Honorer Inpassing Nasional (PGIN) Kabupaten Pamekasan membawa lima tuntutan saat audiensi ke Kementerian Agama (Kemenag) setempat, Selasa (14/1/2020).

Sudiensi yang digelar di ruang rapat Kemenag Pamekasan itu membahas tentang upaya transparansi mengenai pembayaran tunjangan profesi guru Madrasah di bawah naungan Kemenag yang dinilai kurang profesional.

Ach. Fakih,  Ketua PGIN Kabupaten Pamekasan mengatakan bahwa dalam audiensi tersebut dirinya membawa beberapa tuntutan yang butuh perhatian serius oleh pihak Kemenag.

“Dalam audiensi kali ini kami membawa lima tuntutan yang perlu dijelaskan terhadap kami oleh pihak Kemenag Pamekasan,” ucap Ach. Fakih.

Lima tuntutan tersebut adalah, pertama transparansi pembayaran TPG, kedua kapan pelaksanaan pembayaran yang masih terhutang dari tahun 2019, ketiga pemberkasan untuk lebih praktis dan administratif, ke empat kejelasan tentang potongan pajak PPH 2,5% dan yang terakhir mempertanyakan jumlah penerima TPG aktif.

“Dari lima tuntutan kami pada audiensi tadi bersama Kemenag Pamekasan, maka harapan besar kami bisa terjawab dan menemukan titik terang dari Kemenag,” jelas Ach. Fakih.

Sementara menanggapi beberapa tuntutan diatas, Kepala Kemenag Pamekasan, Afandi berjanji masih akan diusulkan kepada Kantor Wilatah (Kanwil) Kemenag Jawa Timur.

“Dari beberapa poin yang menjadi tuntutan teman-teman PGIN Pamekasan dalam audiensi tadi, maka kami akan coba usulkan terlebih dahulu dengan Kanwil Kemenag Jatim,” katanya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com