Air Terjun Purba Tirai Bidadari, Green Canyon di Kabupaten Probolinggo

Home / Wisata / Air Terjun Purba Tirai Bidadari, Green Canyon di Kabupaten Probolinggo
Air Terjun Purba Tirai Bidadari, Green Canyon di Kabupaten Probolinggo Air Terjun Purba Tirai Bidadari. (FOTO: Wahid Nurahman for TIMES Indonesia)

TIMESMADURA, PROBOLINGGO – Alam Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menyimpan banyak pesona. Salah satunya, Air Terjun Tirai Bidadari di Desa Ranugedang, Kecamatan Tiris, kabupaten setempat. Ini bukan air terjun biasa. Panorama di aliran Sungai Pekalen ini, disebut-sebut sebagai Green Canyon Probolinggo. Di sepanjang aliran sungai, berwarna kehijauan dan berhias ngarai tebing terjal dan berukir-ukir.

Air terjun yang mengucur pada permukaan air sungai ini, terbentuk dari 16 mata air yang berada pada puncak tebing. Aliran deras airnya yang mampu menembus tebing, secara alami membentuk gugusan stalaktit dengan ukuran yang bervariasi. Menyerupai lorong panjang mirip goa. Stalaktit adalah batangan kapur yang terdapat pada langit-langit gua dengan ujung meruncing ke bawah.

Belum ada penelitian lebih lanjut tentang perkiraan usia stalaktit ini. Namun melihat ukuran dan panjangnya yang hampir menyentuh permukaan sungai, proses alamiah ini diperkirakan telah berlangsung sejak ratusan bahkan ribuan tahun lampau.

Setiap pagi dan sore, terdapat bias-bias pelangi yang bisa dilihat dengan jelas di daerah air terjun. Tak heran bila nama Air Terjun Pelangi sempat disematkan kepada panorama ini.

Ia juga pernah dinamai sebagai Goa Kelelawar karena adanya ribuan kelelawar yang menghuni lorong stalaktit. Kelelawar ini terlihat aktif keluar masuk goa.

Selama ini, satu-satunya cara untuk menikmati keindahan tersembunyi dan terasing ini adalah dengan memanfaatkan layanan wisata arung jeram yang berada di Desa Ranugedang. Air terjun ini juga menjadi spot favorit bagi penggemar olahraga arung jeram.

Tapi belakangan, Pemerintah Desa Jangkang bersama LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) dan pemuda setempat, berinisiatif membangun spot pandang yang berada tepat di depan Air Terjun Tirai Bidadari. Rencana ini sekaligus untuk mengenalkan lebih luas potensi wisata yang juga bisa diakses melalui Desa Jangkang tersebut.

"Kalau dari Ranugedang, tak bisa diakses. Kecuali dengan arung jeram," kata Wahid Nurahman, pecinta wisata Kabupaten Probolinggo.

Agar lebih representatif, perbaikan dan pelebaran jalur pun dilakukan. Juga penyiapan lahan parkir kendaraan menuju Air Terjun Purba Tirai Bidadari. Semua dilakukan secara swadaya dan gotong royong untuk wisata Kabupaten Probolinggo. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com